MENJALIN TALI SILAHTURAHMI DENGAN BERBAGI INFORMASI LEWAT MEDIA BLOGGER.MOHON MAAF JELAS BANYAK KEKURANGANNYA MOHON KRITIKANNYA YANG MEMBANGUN

Minggu, 16 Februari 2014

PUISI BAHASA JAWA



LOGO KERATON YOGYAKARTA


Selamat malam gan nue hari ane mau posting puisi bahasa jawa, mohon comentnya gan supaya mas jo lebih baik lagi.

Bahasa jawa mungkin tak asing lagi dikalangan kita, apa lagi dimedan sudah banyak perkumpulan joko tingkir, puja kesuma dan laen-laen.

nah bagi pecinta puisi kali ini mas jo akan menyajenin puisi jawa yakni yang menggunakan bahasa jawa, tentunya akan mas jo berikan juga bahasa indonesia supaya tamu-tamu yang singgah di blog mas jo yang gak ngerti jadi paham.

InsyaAllah puisi ini cocok buat anda yang hendak belajar bahasa jawa, mudah-mudahan orang medan banyak yang suka ya.
gak perlu panjang lebar saya berbicar mari kita langsung ke TKP, nue dia:


NALIKANE FAJAR

BAYU KANG ANGGREREMI ING QOLBU

SAYUP LAMAT KAPIYARSA TIMBALAN AGUNG

MANGKANA JANMA UTAMA

GYA PRAPTA ING MASJID

KALAWAN ASE SUCI TIRTA UTAMI

INGGIH WUDHU WAJIBIPUN

MANEMBAH SUJUD SAHAJA ING GUSTI

KALAWAN KHUDURING TYAS

TUMUNG KULING SAKING PRAHARA DUNYA

TANSYA ELING MARING HYANG SUKMA

SUMANDHE ING NGARSANING GUSTI

LAWAN PUJA PUJI ASTUTI

ANYA DHONG LAWANG DUNGA

KANTHI PANYABAB PINARINGAN ROHMAT DALAH KAYUWANAN

 

~~~ARTINYA DALAM BAHASA INDONESIA~~~~

 


ketika fajar


angin yang membelai di hati

sayup-sayup terdengar panggilan agung

ketika dinginnya fajar

teriring kokok ayam jago

begitu manusia yang utama

cepat datang kemasjid

dengan bersuci air utama

yakni wudhu yang menjadi wajibnya

menyembah sujud hanya kepada Tuhan

dengan hadirnya hati

tertunduk dari perkara dunia

bersandar dihadapan Tuhan

dengan memuji-Nya

meminta dengan berdoa

dengan harapan mendapat rahmat danjuga keselamatan


Demikian mas joko buat nya lebih kurangnya mohon kritikannya. SUKSES SELALU BUAT KITA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Jumat, 14 Februari 2014

BUAT TULISAN TAB PADA BLOG BERJALAN

ASSALAMUALAIKUM. WR WB

Nue pertama kali saya buat postingan entah di bilang trick atau tutorial itu terserah anda saya hanya ingin berbagi dengan anda..

langsuang ae ke tkp ya gannnnn

monggo nek mau di copas tapi alangkah bijak sananya bilah disandingkan dengan sumbernya.....

nue dia :

 1. Buka Blogger dan login ke akun blogger agan

2. buka template

3. cari kode
</head>

4. pastekan kode di bawah, ke atas </head>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[

msg = " TULIS YANG AGAN MAU";
msg = " | [: http://jokokuswoyopurwoadmojo.blogspot.com :] |" + msg;pos = 0;
function scrollMSG() {
document.title = msg.substring(pos, msg.length) + msg.substring(0, pos); pos++;
if (pos > msg.length) pos = 0
window.setTimeout("scrollMSG()",190);
}
scrollMSG();
//]]>
</script>

5. ubah tulisan merah tebal sesuai keinginan anda

6. ubah yang warna pink sesuka hati anda, semakin kecil jumlahnya, semakin cepat gerakan tulisannya...

7. enjoy deh...

 .coba aja gan, di jamin, 100000000% berhasil wkwkwkwkwk




OJO LALI KRITIKANE

FATWA MUI HARAMKAN VALENTINE DAY

Ilustrasi. (FOTO ANTARA/Eric Ireng)
Serang (ANTARA News) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengharamkan perayaan "Valentine Day" (hari kasih sayang) bagi umat Islam, karena perayaannya cenderung melanggar ajaran Islam.

"Valentine merupakan budaya barat dan bertentangan dengan budaya Muslim," kata Ketua MUI Pusat KH Amidhan setelah pengukuhan pengurus MUI Banten masa khidmah 2011-2016 di Serang, Selasa.

Apalagi, katanya, di masyarakat saat ini berkembang adanya indikasi "Valentine" untuk ajang menghalalkan seks bebas dengan modus penjualan cokelat yang diselipi alat kontrasepsi di dalamnya.

"Perayaan Valentine Day itu haram bagi umat Islam, kalau bentuk pelaksanaannya menggunakan tata cara seperti itu, meski MUI Pusat belum mengeluarkan fatwa tertulis," katanya.

Namun, ia mendukung MUI di daerah dan sejumlah ulama di MUI Pusat yang mengharamkan perayaan yang biasa diperingati pada setiap tanggal 14 Februari tersebut.

Menurut dia, semangat saling menghormati dan silaturahmi di balik perayaan valentine itu sesungguhnya merupakan hal yang baik dan bisa untuk dicontoh.

Namun demikian, saling menghormati dan menumbuhkan kasih sayang kepada sesama manusia itu tidak mesti menunggu hari Valentine itu datang.

"Agama Islam mengajarkan untuk menjaga silaturahmi dan menumbuhkan rasa kasih sayang antarsesama dalam sepanjang hari. Tidak mesti hari Valentine," katanya.

Terkait dengan perayaan hari valentine tersebut, pihaknya juga sedang menelusuri siapa yang menebarkan cokelat satu paket dengan alat kontrasepsi yang dinilai bagian dari indikasi menghalalkan seks bebas.

"Tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan dan bertentangan dengan UU Pornografi," katanya didampingi Ketua MUI Provinsi Banten AM Romli.

Ketua MUI Banten menambahkan, hari Valentine adalah sebuah hari kasih sayang bagi warga di dunia barat dan hal itu di luar ajaran Islam.

"Jika dilihat latar belakangnya, Valentine itu merupakan hari raya bagi kaum non-Islam di Roma Italia. Untuk itu, Valentine haram bagi mereka yang beragama Islam," katanya.

Apalagi, kata mantan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Banten itu,h perayaan itu identik dengan kebebasan kaum remaja dalam menjalin atau mengikat suatu hubungan di luar nikah, sehingga menyalahi ajaran Islam.


SUMBER : antaranews.com

DOA YANG TERKABUL

Kunci Terkabulnya Doa
Salah satu amalan pembuka rezeki yang ampuh adalah dengan doa. Doa sebagaimana sabda Baginda Nabi SAW adalah senjata orang mukmin dan inti dari ibadah (At-Tirmidzi). Doa adalah ibadah, dan Allah sangat mencintai hambaNya yang berdoa kepada-Nya. Berdoa hukumnya sunah. Memperbanyak doa berarti menambah banyak pahala dan kebaikan. Barangsiapa tidak berdoa kepada Allah berarti ia telah meninggalkan kebaikan yang banyak. Apabila ia meninggalkan doa karena merasa sombong dan tidak butuh Allah, wah itu lebih parah lagi..

Doa dalam Islam adalah sebuah amalan yang istimewa. Ia pun termasuk amalan pembuka pintu rezeki yang dapat diandalkan dan salah satu amalan dari ayat seribu dinar yang kami anjurkan. Allah pun menerangkan bahwasanya Dia malu apabila ada hamba-Nya yang berdoa kepada-Nya sambil mengangkat kedua tangannya sedangkan Dia mengembalikan tangan hamba-Nya dalam keadaan hampa.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam berdoa agar doa kita diperhatikan dan dikabulkan. Dibawah ini kami tuliskan beberapa hal yang menjadi sebab terkabulnya sebuah doa. InsyaAllah jika kita memenuhi hal tersebut mudah-mudahan permohonan kita diijabah oleh Allah. Namun anda masih perlu untuk memenuhi syarat terkabulnya doa, waktu-waktu mustajabnya doa, dan beberapa hal lainnya yang bisa anda temukan di situs-situs lainnya di internet.

Kunci Terkabulnya Doa

Sesungguhnya salah satu kunci terkabulnya doa adalah ketika hati seorang hamba sangat berharap kepada Allah dan berprasangka baik kepada Allah.

Jadi dua hal yang harus ada dalam hati kita adalah :
1. Hati yang berpengharapan kepada Allah.
2. Hati yang berprasangka baik kepada Allah.

Dalam al-Qur'an disebutkan

Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepada nya Yahya dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu´ kepada Kami. (QS.Al-Anbiyaa' : 90)

Firman Allah ini menjelaskan tentang dikabulkannya doa Nabi Zakariya, dimana Allah mensifati doa tersebut dengan penuh harap dan takut kepada Allah.

Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya). (QS An-Naml : 62)

Maksudnya, waktu doa yang mustajabah adalah doanya orang-orang pada waktu mereka terdesak dalam kesulitan, karena saat itu mereka benar-benar sedang berharap pada pertolongan Allah.

Diriwayatkan dari Anas ra., bahwa suatu ketika Rasulullah SAW pernah masuk menemui seseorang yang sedang menghadapi sakaratul maut. Maka beliau SAW bertanya,"Bagaimana kondisi hatimu?" Ia berkata,"Aku mendapati hatiku takut akan dosa-dosaku dan aku mengharapkan rahmat Tuhanku." Lalu beliau SAW bersabda,"Tidaklah berkumpul dua hal tersebut (takut dan harap) dalam hati seorang hamba dalam keadaan ini, kecuali Allah akan memberi apa yang diharapkannya dan mengamankan dari apa yang ia takutkan." (HR Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibnu Majah)

------------
Ini artinya, bila dalam berdoa kita mampu menghadirkan rasa harap dan takut kepada Allah, maka doa kita itu tentu akan dikabulkan oleh Allah.
------------

Dalam sebuah hadis Qudsi Allah SWT, berfirman,"Aku adalah tergantung prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Jika ia menyangka baik maka ia akan memperoleh kebaikan. Dan jika ia menyangka buruk, maka ia akan mendapatkan keburukan" (HR. Baihaki dan Ibnu Hibban)

Artinya, Allah akan mengikuti prasangka hamba-Nya kepada-Nya. Bila seorang hamba berprasangka baik kepada Allah bahwa Dia memperhatikan doanya dan yakin bahwa hanya Allah sebaik-sebaik tempat memohon pertolongan, maka cepat atau lambat ia akan mendapatkan rahmat-Nya itu. Sebaliknya bila seorang hamba berprasangka buruk dengan meragukan Allah akan mengabulkan permohonannya atau tidak yakin bahwa masalahnya bisa diangkat dengan pertolongan Allah, maka bisa jadi selamanya keinginannya itu tidak akan terkabul.

Ibnu Mas'ud berkata,"Demi Allah yang tiada Tuhan selain Dia, tidaklah seorang hamba diberi sesuatu yang lebih baik daripada berbaik sangka kepada Allah. Demi Allah yang tiada tuhan melainkan Dia, tidaklah seorang hamba berprasangka baik kecuali Allah akan memberi apa yang disangkanya itu. Demikian itu karena kebaikan ada pada kedua tangan Nya."

Tergantung prasangka kita kepada-Nya, oleh karenanya berbaik sangka lah kepada Allah. Sungguh Allah adalah Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Allah adalah Maha Lembut kepada hamba-hamba-Nya. Maha Mendengar dan Sebaik-baik tempat bersandar dan sebaik-baik tempat untuk dimintai pertolongan. Tidak akan kecewa seorang hamba yang menjadikan Allah sebagai wakil dan penolongnya.

Dalam sebuah hadis Qudsi Allah berfirman :

"Sungguh Aku mendapatkan diri-Ku malu pada hamba-Ku yang mengangkat (kedua tangannya) kepada-Ku kemudian Aku mengembalikan kedua tangannya itu dalam keadaan hampa. Para malaikat berkata,"Wahai Tuhan kami, dia bukan termasuk ahlinya." Allah berfirman,"Tetapi Aku ahli takwa dan ahli maghfirah. Aku menyaksikan kepada kalian semua bahwa Aku telah mengampuninya." (HR Al Hakim)

Seorang ulama dan ahli ibadah, Tsabit Al-Bannani, pernah berkata kepada teman-temannya,"Sungguh aku mengetahui kapan Tuhanku ingat kepadaku" Lalu mereka pun terkejut dan bertanya,"Kamu mengetahui kapan Tuhanmu ingat kepadamu?" Ia menjawab,"Ya" Mereka bertanya,"Kapan hal itu terjadi?" Ia menjawab,"Ketika aku mengingat Nya maka Dia pun mengingatku." Dia berkata,"Dan aku juga mengetahui kapan Tuhanku mengabulkan doaku." Maka mereka pun bertanya kembali,"Kamu mengetahui kapan Tuhanmu mengabulkan doamu? Kapankah dan bagaimanakah kamu dapat mengetahui hal itu?" Ia kemudian menjawab,"Ketika hatiku merasa takut, kulitku merinding, kedua mataku mengeluarkan air mata, dan dibukakan doa bagiku, maka ketika itu aku mengetahui kalau doaku terkabul."

Dari hadis dan kisah diatas dapat kita simpulkan bahwa kunci terkabulnya doa diantaranya adalah :
1. Prasangka baik kepada Allah.
2. Hati yang takut kepada Allah dan penuh harap akan pertolongan-Nya.

Namun perlu kita perhatikan juga beberapa syarat yang harus kita penuhi agar doa kita diperhatikan Allah. Diantaranya adalah :
1. Senantiasa memenuhi perintah Allah dan menjauhi larangan Allah.
2. Memperhatikan waktu-waktu mustajabnya doa.

Allah telah menjelaskan agar kita berdoa kepadaNya, disertai dengan memenuhi seruan-Nya, terikat dengan syariat-Nya, dan mengikuti Rasul-Nya. Allah berfirman:

"Dan hendaklah kamu memenuhi seruan-Ku dan berimanlah kepada-Ku agar kamu mendapatkan petunjuk” (QS al-Baqarah : 186).

Dalam ayat diatas terdapat keterangan bahwa seorang hamba wajib hukumnya untuk selalu memenuhi seruan-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Apabila ia tidak memenuhi perintah Allah dan sering melanggar larangan Allah maka hal tersebut bisa menjelma sebagai penghalang doa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

Ia berdoa kepada Allah, tapi makanan dan minumannya dari barang yang diharamkan, maka bagaimana mungkin akan dikabulkan doanya. (HR. Muslim).

Oleh karena itu apabila kita banyak berbuat dosa dan maksiat, ada baiknya untuk istighfar dan bertaubat kepada Allah terlebih dulu.

Sedangkan waktu yang paling utama untuk berdoa adalah di saat sujud, di tengah malam, dan setelah shalat wajib.

Rasulullah saw. bersabda,"Posisi seorang hamba yang paling dekat dari Tuhannya ialah pada saat ia sujud, maka perbanyaklah doa ketika itu." (HR Muslim)

Abû Umamah berkata, “Pernah ditanyakan kepada Rasulullah SAW, doa manakah yang paling didengar oleh Allah?” Rasulullah SAW menjawab,"Doa di tengah malam dan setelah shalat wajib." (HR Tirmidzi)

Begitu juga berdoa di bulan Ramadhan mempunyai pahala yang sangat besar. At-Tirmidzi telah mengeluarkan sebuah hadits, ia berkata, “Hadits ini hasan.” Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda:

"Ada tiga orang yang doanya tidak akan di tolak, yaitu orang yang shaum hingga buka, imam yang adil, dan doa orang yang dizhalimi. Allah akan mengangkat doanya hingga ada di atas awan dan akan dibukakan baginya pintu-pintu langit. Dan Allah pun berfirman, “Demi kemuliaan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu kapan saja.”

Namun Allah SWT dan Rasulullah SAW sudah mewanti-wanti umat Islam agar kita tidak tergesa-gesa dalam berdoa kepada Allah.

Sebagaimana sabda beliau SAW :

"Seorang hamba yang berdoa akan terus menerus dikabulkan doanya selama ia tidak berdoa dengan dosa dan memutuskan silaturahim, dan selama ia tidak tergesa-gesa ingin cepat dikabulkan." Para sahabat bertanya kepada Nabi SAW,“Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan tergesa-gesa ingin cepat-cepat dikabulkan?” Rasulullah SAW bersabda,“Yaitu ketika ia berkata,‘aku telah berdoa, aku telah berdoa, tapi aku tidak melihat doaku dikabulkan.’ Kemudian ia mengeluh karenanya, dan akhirnya meninggalkan doanya.” (HR. Muslim)

Hal yang perlu dicatat juga adalah keberadaan doa sebagai suatu ibadah tidak berarti bahwa kita boleh meninggalkan hukum kausalitas. Sirah Rasulullah SAW adalah bukti yang nyata akan hal ini.

Sebagai contoh, Rasulullah SAW telah menyiapkan pasukan untuk perang Badar. Beliau mengatur pasukan masing-masing di tempatnya. Beliau juga telah menyiapkan mereka dengan persiapan yang baik. Kemudian setelah itu beliau masuk ke bangsalnya seraya meminta pertolongan kepada Allah. Beliau pada saat itu banyak sekali berdoa, hingga Abû Bakar berkata,“Wahai Rasulullah!, sebagian dari doamu ini telah cukup.”

--------------
Jadi, berdoa tidak berarti meninggalkan usaha dengan menjalani kaidah kausalitas, melainkan doa itu harus senantisa menyertai setiap usaha dengan tetap menjalani kaidah kausalitas.
--------------

Namun bagaimana jika sudah memohon kepada Allah lama sekali namun tak kunjung dikabulkan? Apakah doa kita ditolak oleh Allah?

Inilah jawaban dari Baginda Rasulullah SAW :

"Tak seorang muslim pun yang berdoa kepada Allah dengan suatu doa yang di dalamnya tidak dosa dan memutuskan silaturahmi, kecuali Allah akan memberinya salah satu dari tiga perkara, yaitu bisa jadi Allah akan mempercepat terkabulnya doa itu saat di dunia; atau Allah akan menyimpan terkabulnya doa di akhirat kelak, dan bisa jadi Allah akan memalingkan keburukan darinya sesuai dengan kadar doanya." Para sahabat berkata,“Kalau begitu kami akan memperbanyak doa.” Rasulullah SAW bersabda,“Allah akan lebih banyak lagi (mengabulkannya).” ( HR. Ahmad, al-Bukhâri dalam al-Adab al-Mufrad)

Wallahu a'lam bishowab

Kamis, 13 Februari 2014

OBSERVASI TPI BAGAN DELI

NUe kumpulan acara waktu kami menjalankan tugas observasi di TPI BAGAN DELI -BELAWAN dari mata kuliah SDAL, Sungguh pengalaman yang indah.